Agen bola Agen bola

Kesempatan Terakhir Van Gaal Untuk Menjaga Martabat Manchester United

Jika kita lihat dari peringkat 10 besar di klasemen akhir Liga Premier League 2015/16, rasanya adalah Manchester United merupakan klub yang memiliki masa depan yang tersuram.

Untuk saat ini, rival sekota Manchester City sudah dipastikan mendapat polesan baru dibawah arahan Josep Guardiola, Chelsea juga mendapatkan polesan baru dari Antonio Conte untuk bangkit dari keterpurukan. Leicester City juga masih berpeluang untuk melanjutkan kisah dongengnya apabila masih sanggup mempertahankan pemain bintangnya.

Untuk Arsenal sendiri juga sedang kebakaran jenggot karena sudah gagal untuk mencegah terjadinya kejutan yang diberikan Leicester City dan diyakini akan tampil habis-habisan di musim depan. Tottenham Hotspur yang saat ini bermain juga semakin matang bersama dengan para pemain mudanya. Liverpool juga mulai terlihat semakin menakutkan sejak dinahkodai oleh Jurgen Klopp. West Ham dan Southampton sendiri juga kelihatan sangat ambisius dengan proyek yang mereka rancangkan.

Bahkan untuk tim sekelas Stoke City saja terlihat lebih menjanjikan bersama Mark Hughes lewat kehadiran bertaraf Eropa seperti Xherdan Shaqiri dan Bojan Krkic. Sangat diyakini bahwa ke sembilan ini ini bakal tampil lebih kuat pada musim 2016/17.

Nah bagaimana dengan United? Saat ini mereka sedang ada di persimpangan jalan. Nama yang menjadi biang keroknya adalah Louis Van Gaal.

Awalnya, Van Gaal memang hadir sebagai penyelamat. Tidak ada gelar di musim perdana seakan dimaafkan karena dia sedang memperbaiki ulang skuad United yang hancur kala ditinggalkan oleh David Moyes dan sempat membawa Manchester United kembali ke tempat yang sepantasnya, yakni finis di zona Liga Champions yang merupakan kasta tertinggi di Eropa.

Pada musim kedua, harapan kepada Van Gaal dan skuatnya sudah menjadi meninggi. Pemain baru juga sering di datangkan Van Gaal yang totalnya juga sudah menghabiskan lebih dari 250 juta poundsterling selama dua musim terakhir ini. Dana yang bombastis untuk menciptakan skuat yang hebat tapi hasilnya justru sama sekali tidak ada.

Kita lihat saja perjalanan United sepanjang musim 2015/16, United harus tersingkir di fase grup Liga Champions, performa yang naik turun di kompetisi domestik, badai cedera, kritik pedas dari banyak kalangan terutama dari legenda Manchester United sendiri, menyuguhkan permainan yang membosankan bahkan seorang David De Gea yang berhasil mendapatkan gelar Player Of The Season sebanyak tiga kali beruntun ini harus berakhir di zona Liga Europa saja.

Performa buruk yang ditampilkan Manchester United dan statistik tidak memuaskan yang ditunjukkan oleh Van Gaal membuat banyak rumor tentang pemecatan Van Gaal. Jose Mourinho yang sering dikaitkan dengan kepelatihan Manchester United ini juga sudah menyiapkan ancang-ancang untuk mengganti posisi Van Gaal.

 

Agen bola Agen bola